Bingung Lantai Keramik Retak? Ini 4 Cara Untuk Mengatasinya 

Lantai keramik yang rusak adalah masalah yang musti segera diatasi, dan mengatasinya tentu berbeda dengan karpet yang rusak. Jika karpet yang rusak maka bisa diperbaiki dengan membeli baru ke toko yang jual karpet tile atau jenis karpet lainnya. Namun jika keramik yang rusak maka perlu ditangani dengan detail, sebab tidak bisa asal diganti terutama jika tidak memiliki keahlian di bidang pertukangan.

Cara mudah memperbaiki lantai keramik yang rusak

Lantai keramik menjadi pilihan nyaris semua orang untuk menyempurnakan struktur bangunan rumah. Hanya saja karena satu dan lain hal, lantai keramik ini mudah retak ketika diinjak ataupun berbenturan dengan perabot di rumah. Umumnya disebabkan karena permukaan lantai yang tidak rata sehingga menciptakan rongga pada dasar keramik.

Ketika diinjak dengan tekanan tinggi maka akan menyebabkan keramik ini retak, dan efeknya tak hanya menurunkan estetika. Akan tetapi juga mempengaruhi keselamatan Anda dan penghuni rumah lainnya. Sebab retakan keramik ini akan tajam hingga mampu melukai kaki yang menginjak atau melewatinya.

Namun tak perlu gusar lagi, sebab ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan untuk mengatasi lantai keramik yang retak tersebut. Berikut beberapa cara mudah tersebut:

1.    Ditutup dengan karpet

Solusi pertama yang bisa dilakukan untuk mengatasi lantai keramik yang retak adalah dengan menambahkan karpet. Kunjungi toko jual karpet tile murah dan pilihannya lengkap supaya bisa memilih yang lumayan tebal. Tak hanya menutup keramik yang retak namun juga melindungi dari permukaan retakan yang tajam, dan cara ini praktis karena tinggal ditutup dengan karpet saja.

2.    Dicat di area yang retak

Apabila retakan pada keramik terbilang halus dan tidak terlalu banyak, sekaligus keramik yang dimiliki polos bukan yang bermotif. Maka bisa diatasi dengan cara dicat, penambahan cat akan menutup retakan yang tadinya nampak. Meski tidak bisa mengatasi retakan secara total namun bisa menutupi tampilannya agar tetap sedap dipandang.

3.    Menambahkan cairan glasir pada retakan

Selain mencari karpet di toko jual karpet tile untuk menutup retakan, bisa juga memakai cairan glasir yang fungsinya nyaris sama dengan cat di poin sebelumnya. Cairan ini akan menutup celah retakan keramik sehingga nampak lebih pudar. Pastikan keramik dibersihkan dulu sebelum dilapisi cairan glasir, dan utamakan glasir transparan agar tidak merusak warna atau motif keramik.

4.    Diganti dengan keramik baru

Opsional terakhir untuk mengatasi masalah lantai keramik yang retak adalah dengan mengganti keramiknya dengan yang baru. Langkah ini ideal diambil jika retakan yang terjadi cukup parah dan lumayan luas. Hanya saja perlu tenaga ekstra karena musti mencari keramik dengan motif, warna, dan juga ukuran yang sama agar tidak terlihat aneh.

Setelah keramik yang sesuai didapatkan maka buang dulu keramik lama yang sudah retak dan rusak parah. Baru kemudian keramik yang baru bisa dipasang, dan sebaiknya memakai jasa tukang pasang keramik profesional. Supaya hasilnya rapi karena menambahkan keramik diantara keramik lama jauh lebih sulit dibanding memasang keramik baru di seluruh lantai ruangan.

Di antara sekian cara yang dijelaskan di atas, mana yang cocok untuk Anda terapkan? Tingkat kerusakan perlu diperhatikan agar tata cara yang dipilih untuk mengatasinya tepat. Jadi, silahkan disesuaikan pula dengan kondisi retak di lantai keramik rumah. Jika belum terlalu parah maka bisa dicat atau dituang cairan glasir kemudian ditutup karpet yang dibeli dari toko jual karpet tile langganan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *