Mau Tahu Tips Menggunakan Bahan UPVC?

Unplasticized Poly Vinyl Chloride (UPVC) menjadi bahan paling dicari saat ini untuk menyempurnakan konstruksi sebuah bangunan. Terutama dalam pemasangan kusen, pintu, dan jendela, sebab material ini dikenal paling tahan lama, kuat pada cuaca apapun dan memiliki kelenturan tinggi sehingga tidak mudah rusak. Bagaimana cara menggunakannya agar membuat arsitektur rumah jadi makin sempurna?

Tips Menggunakan Bahan UPVC

5 Tips Ini Bisa Dipakai Saat Menggunakan Bahan UPVC

Ketika bahan UPVC diaplikasikan pada bagian rumah memang akan memberikan kesan mewah, bersih dan indah selama digunakan dengan cara yang tepat. Jika tidak maka akan merusak estetika interior dan eksterior bangunan.

1. Pemilihan Material

Pemilihan material harus sangat diperhatikan, baik untuk menggunakan kusen UPVC, pintu, maupun jendela UPVC. Tapi berdasarkan penelitian ahli konstruksi, material bata alami yang biasanya berwarna merah dan berukuran kecil merupakan soulmate dari UPVC, sehingga perlekatannya lebih maksimal dan kuat.

Tapi kalau bangunan Anda terbuat dari kayu atau beton juga tidak jadi masalah selama proses pemasangan bahan UPVC dilakukan dengan cara yang benar. Pastikan hal ini pada jasa pemasangan kusen atau pintu yang Anda pakai, agar mereka bisa merealisasikannya sesuai tips ini.

2. Memastikan Perpaduan Warna

Pastikan perpaduan warna antara dinding dengan bahan UPVC. Sehingga tercipta konsep yang sesuai dengan keinginan. Misalnya, dinding diberi cat berwarna coklat tua, maka ada baiknya pintu UPVC atau kusen UPVC yang dipakai berwarna coklat muda atau krem, agar tercipta kesan natural dan lembut.

Atau ketika dinding Anda dipasangi wallpaper dengan dominasi warna merah, tak ada salahnya memilih bahan UPVC berwarna merah. Karena bahan ini memiliki pilihan warna yang lengkap dan bisa disesuaikan dengan konsep bangunan Anda.

3. Pemilihan Model UPVC

Jangan lupa untuk memilih model produk berbahan UPVC yang cocok dengan konsep ruangan. Sehingga tidak terkesan memaksakan ketika diaplikasikan. Misalnya, Anda menerapkan konsep classic, maka pilih pintu UPVC dengan warna dan motif classic yang kental. Begitu juga ketika Anda memakai konsep minimalis, maka pilih kusen UPVC, pintu dan jendela yang juga berkonsep minimalis.

4. Perhatikan Ukuran UPVC

Ukuran bahan UPVC yang digunakan juga harus jadi perhatian, karena akan mempengaruhi desain sebuah ruangan secara keseluruhan. Jangan memilih ukuran kusen yang terlalu lebar untuk rumah minimalis, cukup yang memiliki lebar maksimal 3 sentimeter. Begitu juga dengan pemilihan pintu dan jendela UPVC di mana ukurannya harus disesuaikan dengan ukuran rumah sehingga seimbang.

5. Memastikan Semua Komponen

Pastikan semua komponen yang dibutuhkan untuk memasang produk berbahan UPVC, baik itu pintu, jendela, ataupun kusen UPVC. Biasanya saat membeli sudah satu paket yaitu produk utama UPVC dengan sekrup, fisher,penutup sekrup, handle (untuk pintu dan jendela), roda dan engsel (untuk jenis produk pintu dan jendela swing dang sliding), serta transmisi dan stopper.

Karena ketika pembuatan, produsen sudah membuat sebuah produk UPVC yang lengkap dan sesuai dengan kebutuhan. Jadi ketika Anda tak mendapatkan komponen yang lengkap maka sebaiknya pastikan terlebih dahulu agar tidak harus membeli terpisah atau harus mencari toko lain yang belum tentu memiliki produk yang sesuai dengan kebutuhan.

Demikianlah tips yang harus diperhatikan untuk menggunakan produk berbahan UPVC. Walaupun terbilang bahan mudah dan paling bagus saat ini, tapi ketika dipakai dengan cara salah tetap saja tidak akan memberikan kepuasan bagi Anda sebagai pengguna. Bila masih ragu, tak ada salahnya melibatkan tenaga profesional saat mempersiapkan segala sesuatu sebelum menggunakan produk tersebut.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *